LAZISMU (Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sadaqah Muhammadiyah) Kabupaten Pacitan secara resmi mengumumkan pembentukan operasional Kantor Layanan LAZISMU Tulakan. Keputusan ini diambil dalam rangka memperluas pelayanan kepada masyarakat serta meningkatkan efektivitas dalam mengelola zakat, infaq, dan sadaqah di wilayah Kecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan.
Surat keputusan pembentukan operasional kantor layanan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua LAZISMU Kabupaten Pacitan kepada PCM Tulakan dalam sebuah acara yang diselenggarakan pada hari Ahad, 15 Maret 2026 bertempat di Masjid Muhammadiyah Tulakan. Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus PCM/PCA, PRM/PRA dan Pengurus Kantor Layanan LAZISMU Tulakan Pacitan.
"Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengeluarkan Instruksi nomor 259 Tahun 2016, dasar pemikiran utama dari Instruksi Pimpinan Pusat itu adalah upaya melindungi kita semua Pimpinan dan warga persyarikatan dari praktek-praktek yang bertentangan hukum atau ilegal dalam melakukan kegiatan penghimpunan dan pengelolaan dana zakat sebagaimana ketentuan dalam Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011," jelas Agus - Ketua Lazismu Pacitan.
Dalam acara penyerahan SK tersebut, Ketua LAZISMU Pacitan, menyampaikan komitmen organisasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam penyaluran zakat dan infak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap dengan hadirnya kantor layanan di Tulakan ini, Lazismu dapat lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan, serta memudahkan proses pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan shadaqah,” ujar Agus Hadi Prabowo dalam sambutannya.
Kantor layanan baru LAZISMU Tulakan dengan Kepala Kantor Layanan Bambang Sutaryo, juga diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas yang memperkuat jaringan kebaikan di komunitas sekitar. Dengan dukungan penuh dari masyarakat, diharapkan program-program kemanusiaan LAZISMU dapat lebih mudah dijalankan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi mereka yang membutuhkan.
Pesan juga disampaikan kepada segenap pengurus PCM/PCA juga PRM/PRA dan sebeganap warga Muhammadiyah di Tulakan bahwa keberadaan KL Lazismu menunjukkan bahwa Muhammadiyah peduli dan hadir langsung di tengah permasalahan sosial masyarakat, yang memperkuat dakwah sosial (filantropi Islam)., [Ambyah].

Tidak ada komentar:
Posting Komentar